Pages

Jumat, 09 Mei 2014

Timnas U-19 mendapatkan pelajaran berharga usai kalah dari Myanmar U-19.

Timnas U-19 mendapatkan pelajaran berharga usai kalah dari Myanmar U-19.


Indra Sjafri mengakui fokus para pemainnya tidak konsisten selama 90 menit.

GOAL

Pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, menuturkan timnya banyak memetik pelajaran dari kekalahan melawan Myanmar U-19, skor 2-1, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (7/5) malam. Pada laga itu sebenarnya Indonesia U-19 sempat unggul lebih dulu melalui gol sundulan I Putu Gede Juni Antara pada injury time babak pertama.
Myanmar U-19 berhasil membalikkan kedudukan di babak kedua lewat gol yang dicetak Aung Thu pada menit ke-88, serta penalti Nanda Kyaw (90+1). "Timnas U-19 banyak dapat pelajaran baik dari sisi teknis, peraturan permainan, dan suporter. Dari tiga itu kami melihat sepakbola itu 2x45 menit harus fokus dari menit pertama sampai 90. Kelengahan kami berhasil dimanfaatkan Myanmar," ujar Indra, dalam jumpa pers usai laga.
Di samping itu, Indra menuturkan lemahnya penyelesaian akhir timnya di laga tersebut juga menjadi sorotan tersendiri. "Dari beberapa kali peluang yang gagal itu, anak-anak jadi kehilangan kepercayaan diri. Kehilangan konsentrasi, terutama beberapa pemain di posisi empat belakang kurang," papar Indra.
"Tapi kami yang namanya sepakbola itu tak bisa disalahkan hanya kepada satu individu, melainkan kolektif," tambah pelatih berusia 51 tahun itu.

Menurutnya, hasil ini menjadi landasan bagi timnya untuk perbaikan guna mendapatkan performa terbaik di Piala Asia U-19 2014 nanti.


sumber : http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2014/05/07/4802036/kalah-indonesia-u-19-banyak-petik-pelajaran?ICID=AR_RS_1

0 komentar:

Posting Komentar